Manpupuner, Keajaiban Tujuh Raksasa Batu Pegunungan Ural

Terletak di bagian utara Pegununga Ural, Rusia, formasi tujuh batu raksasa secara misterius muncul dari dataran di sekelilingnya. Menjulang hingga 60 meter tingginya, formasi Baru Manpupuner tidak diketahui jelas asal usulnya dan mempunyai daya yang menakjubkan bagi pengunjungnya.

Mengunduh dan Berbagi Literatur di Bookfi dan Libgen

Mencari sebuah literatur ilmiah adalah susah-susah gampang, apalagi yang berbahasa Inggris. Beberapa sumber/literatur tersedia secara gratis dan murah, namun ada pula yang berbayar.

Penaklukan Suku Chukchi Oleh Rusia

Setelah Rusia berhasil mengalahkan Kesultanan Sibir pada tahun 1598, maka tidak ada lagi kekuatan besar yang dapat menghalangi penjelajahan Rusia akan Timur Jauh. Tidak sampai dua ratus tahun, seluruh wilayah Asia Utara telah berada di bawah kekuasaan Rusia. Beragam suku penduduk asli ditaklukkan dan diharuskan membayar yasak, yaitu pajak berupa bulu binatang.

Pulau yang Terlarang - Sebuah Cerita dari Pulau North Sentinel, India

Pulau yang terletak di Teluk Benggala ini diliputi hutan lebat dan dikelilingi bebatuan karang. Di dalam pulau seluas 72 kilometer persegi tersebut, tinggal suku pribumi yang menggantungkan hidupnya dengan berburu.

Beruang Kermode, Seputih Salju Tetapi Bukan Albino

Apa yang terlintas di pikiran Anda jika mendengar istilah "beruang putih"? Sudah tentu yang pertama kali terlintas di pikiran kita adalah beruang kutub (Ursus maritimus) yang wilayah tinggalnya ada di Lingkar Kutub Utara. Namun pernahkah Anda mendengar kisah tentang beruang yang berbulu putih namun bukan termasuk beruang kutub?

Suku Keturunan Hongaria di Afrika

Banyak orang tidak mengetahui atau bahkan pernah mendengar tentang suku Magyarab yang tinggal di Sudan. Konon mereka adalah keturunan dari Ibrahim el Magyar. Bahkan Count Almásy pernah bertemu dengan mereka dalam salah satu perjalanannya. Nama suku ini secara harfiah berarti "bangsa Hongaria" (Magyar: Hongaria, ab: bahasa Nubia artinya suku). Apakah benar di Sudan ada suku keturunan Hongaria?

Jumat, 31 Desember 2021

Ternyata, Kalkulus Ditemukan Tahun 1994

Bagi kalian yang menempuh pendidikan jalur IPA/Ilmu Alam, pasti mengenal yang namanya ilmu kalkulus. Mulai dari pengenalan limit, kemudian masuk ke konsep turunan, hingga ke integral berikut variasinya seperti dalam bidang trigonometri. Secara garis besar, kalkulus adalah studi mengenai perubahan yang sangat kecil. Ilmu ini mulai diperkenalkan oleh Sir Isaac Newton dan Gottfried Leibniz.

Tapi tahukah Anda bahwa pada tahun 1994, kalkulus pernah "ditemukan kembali"? Penemunya adalah seorang ilmuwan medis bernama Mary M. Tai yang menulis karya ilmiah berjudul "A Mathematical Model for the Determination of Total Area Under Glucose Tolerance and Other Metabolic Curves" (model matematis penentuan luas area di bawah kurva toleransi glukosa dan kurva metabolisme lainnya). Tulisan ini dimuat dalam jurnal Diabetes Care volume 17 pada halaman 152-154. Hebatnya, sampai artikel ini ditulis tulisan tersebut telah dikutip sebanyak 468 kali menurut Google Scholars. Pada saat itu, Mary M. Tai bekerja di Pusat Penelitian Obesitas di St. Luke's-Roosevelt Hospital Center.

Apa sebenarnya isi artikel tersebut? Dalam abstraknya, Mary M. Tai menyebutkan bahwa tujuan penelitiannya adalah menemukan bagaimana cara menentukan luas di bawah kurva berbagai besaran metabolisme. Ia menyebutkan bahwa modelnya (disebut Tai's model dalam artikel tersebut) bekerja dengan membagi kurva menjadi beberapa bagian seperti persegi panjang dan segitiga yang kemudian dihitung luasnya dengan mudah lalu hasilnya dijumlahkan.

Yup, entah disadari atau tidak, Mary M. Tai sedang menerapkan aturan trapesium dalam menghitung luas daerah di bawah kurva dan aturan trapesium merupakan dasar mengapa muncul yang namanya perhitungan integral. Bagi Anda yang pernah belajar mengenai integral tentunya tidak asing dengan aturan ini. Jadi sebenarnya perhitungan yang dibawakan tersebut tidak benar-benar baru, apalagi perlu disebut sebagai Tai's model!

Mengapa tulisan tersebut dapat diterbitkan? Mungkin kalau kita berprasangka baik, dunia medis belum banyak yang menerapkan aturan trapesium atau mengerti mengenai konsep integral. Tapi pertanyaannya adalah mengapa tidak ada satu orang pun yang memberi tahu penulis tersebut bahwa konsep ini tidaklah baru, bahkan editor jurnal pun meloloskannya. Bisa saja kebanyakan dari kutipan mengenai artikel tersebut adalah bagaimana contoh penelitian yang baik dan menyajikan artikel tersebut sebagai contoh yang buruk. Tapi tetap saja ada satu makalah yang mengutipnya secara serius, dengan menyebut cara perhitungan luas di bawah kurva sebagai Tai's model!

Baca juga respons dari dr. Tai di sini.

Sumber:

Canning, John. 2014. "The 20th Anniversary of the Rediscovery of Calculus". (http://johncanning.net/wp/?p=1863)

Knapp, Alex. 2011. "Apparently, Calculus was Invented in 1994". (https://www.forbes.com/sites/alexknapp/2011/11/10/apparently-calculus-was-invented-in-1994/?sh=7060c4b82792)

"Mary Tai Rediscovers Calculus in a 1994 Paper". (https://foothillscientia.org/2019/03/24/mary-tai-rediscovers-calculus-in-a-1994-paper/)

"Rediscovery of Calculus in 1994: What Should Have Happened to that Paper? (https://academia.stackexchange.com/questions/9602/rediscovery-of-calculus-in-1994-what-should-have-happened-to-that-paper)

Selasa, 09 Juni 2020

Gabus Menger (Menger Sponge)

Ambillah sebuah kubus. Bagilah sisinya menjadi tiga dan Anda akan mempunyai sebuah kubus besar yang terdiri dari 3 x 3 x 3 = 27 kubus kecil. Buang kubus tengah dari tiap sisi dan juga kubus pusat. Sekarang kubus Anda terdiri dari 20 bagian kecil. Sekarang, anggaplah setiap 20 kubus kecil tersebut terdiri atas 27 kubus yang lebih kecil. Buang kubus tengah dari tiap sisi dan juga kubus pusat. Ulangi langkah tersebut sampai tak terhingga. Hasilnya adalah gabus Menger (Menger sponge). Bentuk ini pertama kali diperkenalkan oleh matematikawan Austria-Amerika, Karl Menger, pada tahun 1926.

Berapakah volume dari gabus Menger? Setiap kita hilangkan tiap kubus tengah dan kubus pusat, kita menghilangkan 7/27 dari volume kubus semula, menyisakan 20/27 dari volume kubus. Jika langkah tersebut diulangi terus-menerus, volume kubus terus mengecil mendekati nol. Sehingga, secara limit, volume gabus Menger adalah nol.

Berapakah luas permukaan gabus Menger? Pertanyaan ini sedikit sulit untuk dijawab, tetapi semakin bagian dalam kubus dihilangkan, maka semakin besar bagian kubus yang dapat dilihat dari luar. Maka, jika proses tersebut dilakukan terus menerus, luas permukaan gabus Menger akan menjadi tidak terhingga.

Gabus Menger merupakan contoh dari fraktal, di mana sebuah bentuk tersusun atas bentuk-bentuk serupa yang lebih kecil (self-similar) hingga tak terhingga (ad infinitum). Dinamai fraktal karena bentuk-bentuk demikian berada pada dimensi yang tidak bulat. Untuk memahami maksud dari dimensi, kita misalkan pada kubus: jika tiap sisi dibagi menjadi dua maka jumlah kubus tersebut menjadi delapan. Selanjutnya, jika dibagi tiga maka ia terbagi menjadi 27. Dengan demikian, dapat kita simpulkan kubus adalah bangun berdimensi tiga (2^3 = 8 dan 3^3 = 27). Secara matematis, dimensi dapat dicari dengan log N/log r, dengan N adalah jumlah bentuk yang lebih kecil dan r adalah faktor pembagi. Ini disebut dengan dimensi Minkowski-Bouligand.

Pada gabus Menger, dimensi tersebut tidaklah tiga sebagaimana kubus atau dua sebagaimana bangun datar. Tiap kita bagi sisinya menjadi tiga, maka di dalamnya terdapat dua puluh kubus yang lebih kecil. Kita bagi lagi menjadi tiga maka di dalamnya terdapat dua puluh kubus yang lebih kecil. Maka dapat kita hitung dimensi dari gabus Menger sebagai log 20/log 3 = 2,726833... atau dibulatkan menjadi 2,73.

Bentuk gabus Menger kokoh dan tidak berubah karena rusuknya akan tetap ada meskipun sisinya dilubangi terus-menerus. Ketika pelubangan diulangi hingga tak terhingga kali, maka yang tersisa dari kubus hanyalah dinding-dinding berlubang tanpa volume di dalamnya. Hanya tersisa permukaan dengan dinding yang telah sangat menipis.

Setiap sisi dari gabus Menger juga merupakan bentuk fraktal yang dinamakan karpet Sierpinski. Karpet Sierpinski juga mempunyai dimensi yang tidak bulat. Karpet Sierpinski sendiri secara teori mempunyai luas permukaan mendekati nol karena ia sendiri merupakan persegi yang dilubangi terus-menerus, Dimensi dari karpet Sierpinski adalah log 8/log 3 = 1,89.

Galeri
Kiri ke kanan: kubus, gabus Menger level 1, level 2, dan level 3  
Ilustrasi gabus Menger level 3 (Edmund Harriss/Visions of Numberland)
Gabus Menger level 0-4

Irisan diagonal gabus Menger level 4
Karpet Sierpinski level 0-5. Setiap muka gabus Menger
berbentuk karpet Sierpinski

Sumber
Baez, John. 1 Maret 2014. "Menger Sponge". (blogs.ams.org/visualinsight/2014/03/01/menger-sponge)
Inglis-Arkell, Esther. 5 Agustus 2011. "The Menger Sponge literally straddles the line between different dimensions". (io9.gizmodo.com/the-menger-sponge-literally-straddles-the-line-between-5827482)

Minggu, 07 Juni 2020

Seberapa Efektifkah Tes Kelompok/Pool Test untuk Mendeteksi Covid-19?

Misalkan kalian mempunyai enam buah bola lampu, dan salah satunya putus. Bagaimana cara kalian untuk mengetahui mana bola lampu yang putus? Apakah diperiksa satu per satu? Jika demikian, kalian butuh enam kali pengujian. Adakah cara lain yang lebih tepat guna?
Ilustrasi pengujian berkelompok

Untuk memecahkan masalah di atas, kita dapat menguji bola-bola lampu tersebut secara berkelompok. Misalkan kita mulai dengan menguji tiga bola lampu pertama. Jika ketiganya masih menyala, maka bola lampu yang rusak berada pada tiga terakhir. Selanjutnya, dari tiga bohlam yang mati, kita uji dua di antaranya. Jika menyala, maka yang terakhir pasti mati. Jika tidak, kita uji salah satu untuk menentukan mana yang mati dan mana yang hidup. Dari sini, kita dapat menyederhanakan pengujian dari yang sebelumnya enam pengujian menjadi maksimal hanya tiga pengujian.

Dalam ilmu statistik dan matematika kombinatorial, pengujian berkelompok adalah pengujian yang tidak dilakukan tiap sampel sendiri-sendiri, tetapi sampel dikelompokkan terlebih dahulu sebelum diuji. Gagasan ini pertama kali diungkapkan oleh Robert Dorfman pada tahun 1943 dan kini masih terus dikembangkan. Pengujian berkelompok kini diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari statistik, biologi, ilmu komputer, pengobatan, teknik, dan keamanan siber.

Ide awalnya bermula ketika Layanan Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat ingin memeriksa calom tentara pada Perang Dunia II yang terjangkit sifilis. Cara menguji sifilis dilakukan dengan mengambil contoh darah dan menganalisis apakah terdapat tanda-tanda sifilis dalam sampel darah. Pada waktu itu, melakukan tes sifilis cukup mahal, dan menguji begitu banyak tentara memakan biaya sangat besar sehingga tidak efisien. Misalkan terdapat n tentara, maka jika diuji satu per satu, dibutuhkan n kali pengujian. Jika terdapat banyak yang positif, maka wajar diuji satu per satu. Tetapi, jika hanya sedikit yang terjangkit, maka dibutuhkan metode yang lebih efektif. Caranya adalah dengan membagi sampel ke dalam beberapa kelompok. Sampel gabungan ini kemudian diuji. Jika hasilnya positif (satu atau lebih terjangkit sifilis), maka tiap orang dalam sampel tersebut diuji kembali satu per satu. Jika hasilnya negatif, maka seluruh orang dalam sampel tersebut dianggap negatif.

Bagaimana dalam Pengujian Covid-19?
Syarat utama keefektifan pengujian berkelompok adalah jika persentase hasil yang positif cukup kecil dibanding jumlah sampel. Mari kita lambangkan sebagai p. WHO menyarankan agar tiap negara terus menguji penduduk sebanyak-banyaknya hingga jumlah orang yang positif di bawah 10% dari jumlah penduduk yang diuji. Anggaplah suatu negara X masih belum mencapai puncak sehingga dari yang dites, 16% dinyatakan positif. Maka p = 0,16. Nilai p ini tergantung kondisi wabah suatu negara. Pada awal wabah akan cukup besar dan jika telah melewati puncak maka nilai boleh jadi akan sangat kecil karena virus telah terisolasi (contained).

Selanjutnya, katakanlah kita hendak menguji seribu orang dan kita lambangkan sebagai H = 1000. Satu orang kita ambil dua kali sampel. Seribu sampel pertama kita bagi dalam beberapa kelompok, kita lambangkan sebagai s. Supaya mudah, s atau jumlah kelompok ini merupakan faktor dari H. Bukan faktor sebenarnya bisa, tetapi jumlah dalam tiap kelompok akan tidak sama dan menyulitkan perhitungan.

Idealnya, jangan sampai setiap kelompok yang kita uji dinyatakan positif. Jika demikian, maka pada akhirnya kita harus menguji setiap sampel satu demi satu. Maka, jumlah kelompok harus lebih besar dari jumlah ekspektasi orang yang dinyatakan positif. Dalam kasus ini, diperkirakan jumlah orang yang dinyatakan positif sebesar 160 orang, dari p x H atau 0,16 dikali 1000. Sampai sini kita ringkas terlebih dahulu, p = 0,16; H = 1000; dan s > 160.

Pengujian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, dilakukan pengujian pada sampel yang telah dikelompokkan. Jumlah pengujian pada tahap ini sejumlah s, yaitu jumlah kelompok sampel. Selanjutnya, pada tahap kedua, kelompok sampel yang dinyatakan positif diuji kembali satu demi satu tiap individu. Di sinilah pentingnya diambil dua kali sampel. Dari 160 orang yang diperkirakan positif, kemungkinan terburuknya adalah kesemuanya tersebar (tidak menggerombol). Jika demikian, maksimum jumlah tes yang akan diuji pada tahap kedua ini adalah 160 dikali jumlah sampel tiap kelompok. Secara matematis sebagai berikut.

Jumlah tes = Jumlah tahap pertama (R1) + Jumlah tahap kedua (R2)
R1 =  jumlah kelompok = s
R2 = ekspektasi positif x jumlah sampel tiap kelompok = (p x H) x (H/s)
R2 = p x H^2/s
Di sini, p dan H merupakan konstanta yang tidak dapat berubah, sedangkan s adalah variabel yang dapat diubah-ubah. Untuk mengetahui jumlah tes tersedikit yang dapat dicapai, persamaan jumlah tes di atas harus diambil turunannya terhadap s dan hasilnya harus nol.
Selesaikan persamaan di atas untuk mengetahui jumlah s optimum agar jumlah tes menjadi minimal.
Dari rumus di atas, masukkan  = 1000 dan p = 0,16 dan kita dapatkan jumlah kelompok sebanyak 400 kelompok. Jika demikian, maka jumlah sampel tiap kelompok rata-rata 2,5 atau ada yang dua dan ada yang tiga. Ada kalanya yang positif ada pada sampel tiga orang, ada kalanya pada sampel dua orang. Di sinilah mengapa saya sebelumnya katakan supaya jumlah kelompok adalah faktor dari jumlah orang yang akan diuji. Faktor yang terdekat dengan 400 adalah 500 atau dua sampel tiap kelompok, maka:

Jumlah tes = 500 + 0,16*1000*1000/500 = 500 + 320 = 820 pengujian.
Efisiensi tes = Jumlah orang/Jumlah tes - 1 = 1000/820 = 121,95%.

Maka, dengan skenario di atas, kita dapat menguji 1000 orang dengan 820 pengujian atau 21,95% lebih efisien daripada tiap sampel diuji satu per satu. Jika kapasitas laboratorium keseluruhan adalah sepuluh ribu tes per hari, maka dengan skenario di atas, diharapkan dapat dilakukan tes untuk 12.195 orang.

Skenario di atas tentunya akan lebih efisien jika suatu negara telah mencapai puncak wabah Covid-19. Katakanlah dari seluruh tes, hanya 4% yang diperkirakan positif, maka besar s adalah 200 kelompok atau lima sampel tiap kelompok. Pada skenario ini,

Jumlah tes = 200 + 0,04*1000*1000/200 = 200 + 200 = 400 pengujian.
Efisiensi tes = Jumlah orang/Jumlah tes - 1 = 1000/400 = 250%.

Dengan kata lain, hanya butuh 400 tes untuk menguji 1000 orang. Sehingga walaupun kapasitas laboratorium adalah 10.000 tes per hari, maka sebenarnya kapasitas pengujian telah meningkat hingga dapat menguji 25.000 orang per hari, meski tanpa peningkatan infrastruktur atau SDM. Kuncinya adalah menahan laju virus hingga virus mencapai tahap pengurungan (containment), yang ditandai dengan angka reproduksi dasar (R0, dibaca R-naught) berada di bawah satu selama setidaknya empat belas hari.

Perhitungan vs Kenyataan
Asumsi yang saya gunakan dalam perhitungan di atas adalah virus tersebar "merata" atau pengujian dilakukan dengan urutan acak tanpa memandang kluster, sehingga jumlah tes di atas adalah jumlah maksimum yang harus dilakukan (worst-case scenario). Kenyataannya, penyebaran Covid-19 lebih bersifat kluster dan terkait dengan kontak droplet (walaupun bisa juga lewat udara/airborne). Oleh karenanya, sampel positif lebih mungkin menggerombol daripada tersebar merata. Hal ini dapat dimanfaatkan dengan menguji satu kawasan yang katakan belum ditemukan indikasi Covid-19, lalu diuji dan seluruhnya dinyatakan negatif. Maka dengan hanya beberapa tes (sekali tes bisa untuk menguji hingga 64 sampel), seluruh kawasan dapat dinyatakan zona hijau. Hal ini akan menghemat sehingga tes dapat lebih diarahkan untuk kawasan zona merah. Salah satu yang telah menerapkan pool-test adalah Jerman, di mana dengan kapasitas 40.000 pengetesan per hari dapat melakukan pengujian hingga 400 ribu sampel per hari.

Sumber
"Group testing" (en.m.wikipedia.org/wiki/Group_testing)
Iskan, Dahlan. 24 April 2020. "Pool-test Hafidz". (disway.id/r/911/pool-test-hafidz)
Kaushik, Pitamber. 24 Mei 2020. "How pool testing can help overcome Covid-19. (asiatimes.com/2020/05/how-pool-testing-can-help-overcome-covid-19)

Kamis, 04 Juni 2020

The Most Over-Governed Country in the World

Dalam bahasa Indonesia, arti judul di atas kira-kira adalah 'negara paling terperintah di dunia'. Judul ini menggambarkan sebuah negara yang diperintah oleh saking banyaknya orang, padahal penduduknya sangat kecil. Negara ini berbatasan dengan Indonesia dan Filipina, negara manakah itu?

Kompleks Capitol Palau (sumber)

Negara tersebut adalah Republik Palau. Palau adalah negara kepulauan yang terletak di Pasifik Barat Daya. Negara ini berbatasan laut di sebelah barat dengan Filipina (Pulau Mindanao), sebelah selatan dengan Indonesia (Pulau Papua), dan di sebelah timur dengan Federasi Mikronesia. Terdapat kira-kira 340 pulau yang menyusun Palau dengan luas daerah keseluruhan kurang lebih 466 kilometer persegi. Bersama dengan sebagian Federasi Mikronesia, Palau menyusun bagian barat dari Kepulauan Caroline.

Hingga tahun 2006, Palau beribukota di Koror. Sebenarnya, status Koror sebagai ibukota masih bersifat sementara, sebab konstitusi Palau yang disahkan pada tahun 1979 mengamanatkan pembangunan ibukota permanen di Pulau Babeldaob, pulau terbesar Palau, paling lambat sepuluh tahun setelah konstitusi disahkan. Rencana pembangunan sendiri dimulai pada tahun 1986, ketika kontrak pembangunan kapitol diberikan kepada firma asal Hawaii, Architects Hawaii Ltd. (AHL), yang sebelumnya merancang pembangunan kapitol di Palikir, ibukota Federasi Mikronesia. Perkembangan selanjutnya berlangsung lambat, karena Palau kekurangan insinyur dan arsitek, selain juga karena sebagian besar material harus diimpor.

Kompleks kapitol ini baru benar-benar dibangun pada awal 2000-an ketika Palau menerima pinjaman 20 juta dolar Amerika dari Taiwan sebagai upaya mempererat hubungan kedua belah pihak dan mengamankan pengakuan diplomatik Palau atas kedauatan Taiwan. Kompleks kapitol ini terletak di Ngerulmud, di "negara bagian" Melekeok. Dalam kompleks ini, terdapat bangunan untuk masing-masing trias politica: satu bangunan untuk parlemen (Olbiil era Kelulau), satu untuk eksekutif (presiden), dan satu untuk kehakiman, yang terhubung lewat plaza terbuka. Pembangunan kompleks kapitol ini menghabiskan lebih dari 45 juta dolar Amerika, dan secara resmi dibuka pada 7 Oktober 2006, dengan sekitar 5.000 pengunjung. Singkatnya, kemudian kantor pemerintahan dipindahkan dari Koror ke Ngerulmud.

Berdasarkan sensus tahun 2015, jumlah penduduk Palau adalah 17.351 jiwa. Palau dibagi menjadi 16 "negara bagian", di mana sepuluh di antaranya terletak di Babeldaob, pulau terbesar di Palau. Berikut daftar daerah tingkat pertama di Palau, dari utara ke selatan.
Pembagian administrasi Republik Palau

 Provinsi IbukotaLuas (km2) Populasi (2015) 
 Kayangel Kayangel3 54
 Ngarchelong Mengellang 10316
 Ngaraard Ulimang 36413
 Ngardmau Urdmang 47185
 Ngiwal Ngerkeai 26282
 Ngeremlengui Imeong 65350
 Melekeok Melekeok 28277
 Ngatpang Ngereklmadel 47282
 Ngchesar Ngersuul 41291
 Aimeliik Mongami 52334
 Airai Ngetkib 442.455
 Koror Ngeberched 6511.444
 Peleliu Kloulklubed 13484
 Angaur Ngaramasch8119
 Sonsorol Dongosaru 340
 Hatohobei Hatohobei 3 25

Dapat kita lihat, populasi di tiap negara bagian boleh dikata sangat rendah. Koror sendiri, yang dahulunya adalah ibukota Mandat Laut Selatan (South Sea Mandate), menampung lebih dari 65% populasi Palau. Sementara ibukota Palau sekarang, Ngerulmud, terletak di Melekeok yang berpenduduk tidak lebih dari 300 jiwa. Melekeok sendiri terdiri dari delapan desa, salah satunya Ngerulmud. Sensus terakhir yang mendata penduduk tiap desa ada pada tahun 2005, saat itu desa Ngerulmud belum dibentuk. Dengan demikian, Ngerulmud sendiri sering dianggap sebagai ibukota negara terkecil di dunia. Tidak hanya itu, Hatohobei juga dapat dianggap sebagai daerah tingkat pertama dengan penduduk terkecil di dunia. [ctt 1][ctt 2]

Carolyn Bennett Patterson dkk dalam National Geographic tahun 1986 memaparkan,
"Daerah paling barat dari negara-negara Pasifik yang baru merdeka, Republik Palau (atau Belau), dengan penduduk 15.000 jiwa, dibagi dalam 16 negara bagian, masing-masing dengan gubernur, pembantu gubernur, dan parlemen. Banyak negara bagian mempunyai sedikit penduduk, dan mengherankan, apakah orang-orang punya waktu di luar pemerintahan gaya Amerika yang mungkin demokratik. Ambil contoh Peleliu, pulau di mana 13 ribu tentara Amerika dan Jepang meninggal dalam tiga bulan pertempuran pada musim gugur 1944. Kami pergi ke Peleliu dari Koror, ibukota republik ini, dengan kapal mesin selama 45 menit, dan datang ketika hari pemilihan, dengan lima orang mencalonkan diri menjadi gubernur. Meskipun Peleliu tercatat berpenduduk 2.000 jiwa, hanya 400 yang benar-benar tinggal di sana. Kebanyakan pemilih tinggal di Koror daripada di pulau mereka sendiri, dan 800 orang mengirim suara dari Guam. Keadaannya sama di negara bagian lain di Palau. Ada kelakar yang sedikit banyak benar. Seorang masuk ke bar di Koror dan memanggil, 'Hai Gubernur' dan setengah dari pengunjung berdiri. Tapi itu baru di negara bagian. Pemerintahan nasional dikepalai oleh Lazarus Salii, dengan wakil presiden, kabinet dengan lima kementerian, mahkamah agung, dan parlemen dengan 16 anggota dewan dan 14 anggota senat. Lalu ada lagi kepemimpinan turun-temurun. Tiap desa punya sepuluh kepala, diurutkan berdasar kepentingan. Keseluruhan di Palau, terdapat dua raja (di Koror dan Babeldaob -penulis). Aku tidak pernah membayangkan penduduk yang sedikit dipimpin oleh banyak orang." 

Catatan Kaki
[1] Pada halaman Wikipedia tentang ibukota negara dan populasi, ditulis populasi Ngerulmud sebanyak 271 jiwa, tetapi di halaman lain ditulis 271 jiwa adalah populasi dari desa Melekeok di negara bagian Melekeok, yang pada tahun 2005 memiliki populasi 391 jiwa.
[2] Ibukota Montserrat, daerah seberang lautan Britania Raya, secara de jure adalah Plymouth, namun karena letusan Gunung Soufriere Hill pada tahun 1995, kota tersebut tertimbun abu dan dikosongkan. Kini, ibukota secara de facto adalah Brades. Jika hanya mendata ibukota yang resmi secara hukum, Plymouth adalah yang terkecil, jika mendata secara fakta sekarang, maka Ngerulmud yang terkecil.

Sumber
"States of Palau" (en.wikipedia.org/wiki/States_of_Palau)
Patterson, Carolyn Bennett dkk. "At the Birth of Nations: In the Far Pacific". National Geographic Magazine, Oktober 1986 halaman 493.

Senin, 01 Juni 2020

Böszörmény, Jejak Umat Islam di Hongaria

Ketika raja Hongaria yang agung, Istvan, menerima Kristen pada abad ke-10, penduduk Hongaria dibaptis secara massal dan dimulailah peralihan Hongaria menjadi negara Nasrani. Meski demikian, tidak semua penduduk Hongaria menerima agama Kristen. Sebaliknya, beberapa memilih menganut agama Islam. Orang-orang Hongaria yang memeluk Islam ini kemudian disebut "Böszörmény" (dari bahasa Persia 'musalman/musliman', kemungkinan lewat bahasa Khazar/Bulgar 'musulman'). Walau ada klaim bahwa Böszörmény bukan berasal dari suku Hongaria dan memeluk Syiah Ismailiyah, adalah fakta sejarah, bahwa mereka bertutur bahasa Hongaria. Pada abad ke-10, pangeran Géza mengalokasikan daerah sebagai tempat bermukim Muslim Hongaria. Lebih lagi, dalam Gesta Hungarorum, salah satu teks paling penting dalam sejarah Hongaria, disebutkan bahwa pangeran Géza menghibahkan ibukota Budapest untuk bermukimnya Muslim Hongaria. Disebutkan juga bahwa daerah Budin dan Pest merupakan bagian Budapest yang dihibahkan oleh Géza untuk kaum Böszörmény.

Asal Usul
Sejarawan mengklaim bahwa beberapa kelompok Muslim bermigrasi ke Basin Karpatia antara abad ke-10 hingga abad ke-12, dan mereka berasal dari beragam suku bangsa. Sebagian besar kemungkinan berasal dari Volga Bulgaria, tetapi dari nama-nama tempat, ada kemungkinan sebagian berasal dari Khawarizmi. Orang-orang Khawarizmi ini kemungkinan merupakan suku Kabar yang membentuk federasi Magyar pada abad ke-9. (catatan: nama 'Hongaria' diperkirakan dari bahasa Turki 'on-ogur' atau sepuluh suku; tujuh di antara adalah suku Ugrik yang disebut Hétmagyar dan tiga adalah suku Turki yang disebut Kabar)

Abu Hassan al Mas'udi mencatat bahwa pada abad ke-10 kepala-kepala suku Hongaria menyambut baik kafilah dagang Muslim dan para pedagang ini mengajak orang Hongaria masuk Islam. Abdullah al Bakri dari Andalusia juga menyebutkan bahwa orang-orang Magyar menebus umat Muslim yang ditawan di negara-negara tetangga. Ibrahim bin Ya'qub menceritakan tentang pedagang Muslim yang tiba di Praha dari daerah Hongaria yang berjualan budak dan timah. Dalam Gesta Hungarorum juga diceritakan banyak Muslim dari Volga Bulgaria datang dan menetap di Basin Karpatia selama pemerintahan Taksony, Pangeran Agung Hongaria. Penjelajah Abu Hamid al Gharnati tinggal tiga tahun di Hongaria (1150-1153), ia menuturkan bahwa umat Islam di Hongaria terdiri dari dua kelompok: orang Khawarizmi dan orang "Maghribi" (Böszörmény). Ia diberi amanah oleh Raja Geza II untuk merekrut tentara dari golongan "Maghribi" (Böszörmény) yang tinggal di bagian timur Basin Karpatia.

Kehidupan
Umat Islam tinggal dalam beberapa kelompok di Basin Karpatia. Kelompok terbesar tinggal di bagian selatan kerajaan yaitu di daerah Sirmia (dekat Sremska Mitrovica, Serbia) dan di daerah pertemuan sungai Drava dan sungai Danube (dekat Osijek, Kroasia). Sekelompok lain tinggal di Pest, Hungaria, lainnya tinggal di Nyirség (sekitar Hajdúböszörmény) dan di daerah Nitra, Slovakia. Geografer Yaqut al Hamawi menyebutkan bahwa Muslim dari Kerajaan Hongaria belajar di Aleppo di awal abad ke-13. Murid-murid ini datang dari daerah perbatasan kerajaan di mana terdapat sekitar 30 perkampungan Muslim.

Kaum Böszörmény tercatat memainkan peran penting dalam bidang ekonomi dan militer pada Abad Pertengahan. Rute perdagangan dari Böszörmény tercatat hingga Austria dan Jerman. Sebagian besar Muslim di Kerajaan Hongaria terlibat dalam perdagangan dan mereka cukup kaya untuk dapat menyewa properti kerajaan pada awal abad ke-13. Selain itu, Böszörmény juga terkenal sebagai tentara yang cakap. Sebagian Muslim ditarik untuk menjadi tentara kerajaan dan berperang melawan Kekaisaran Bizantium. Karena tidak minum alkohol, mereka berbeda dari tentara Hongaria lain yang minum alkohol, sehingga dapat melampaui rekannya yang nonmuslim dalam kedisiplinan dan ketangkasan. Yaqut al Hamawi juga menyebutkan bahwa pada awal abad ke-13, orang Muslim di sana berbicara bahasa Hongaria.

Meski demikian, dekrit kerajaan pada setengah akhir abad ke-11 menjadi bukti adanya persekusi kerajaan terhadap kaum Muslim dan memaksa mereka beralih menjadi Nasrani. Raja Ladislaus I dari Hongaria memerintahkan mereka yang beragama Islam untuk diusir dari permukimannya. Raja Koloman menyerukan pembangunan gereja di perkampungan Muslim dan melarang perkawinan antarmuslim. Boleh jadi di abad berikutnya, kerajaan juga membangun dinding di sekitar perkampungan Muslim.

Hingga pada masa pemerintahan Geza II, orang Khawarizmi yang disebut Káliz hanya dapat menjalankan agamanya sembunyi-sembunyi. Orang "Maghribi"/Böszörmény dapat menjalankan Islam terang-terangan, tetapi setelah diajarkan oleh Abu Hamid al Gharnati. Atas permintaan al Gharnati pula, kaum Böszörmény boleh mengambil selir.

Akhir Sejarah
Raja Andrew II mengeluarkan dekrit pada tahun 1222 yang berisi larangan mempekerjakan kaum Muslim sebagai pencetak uang dan pengumpul pajak. Meski demikian, Raja Andrew II tetap mempekerjakan sebagian Muslim dalam pemerintahannya. Pada 3 Maret 1231, Paus Gregorius IX meminta prelat kerajaan untuk memprotes raja dan menerapkan hukuman eklesiastik untuk raja. Akan tetapi, Raja Andrew masih mempekerjakan Muslim, hingga pada 25 Februari 1232, Uskup Agung Robert dari Esztergom menjatuhkan sanksi blacklist untuk kerajaan Hongaria dan mengasingkan pejabat-pejabat tinggi kerajaan. Paus Gregory IX kemudian mencapai kesepakatan dengan Raja Andrew pada 20 Agustus 1233 di Bereg. Dalam persetujuan tersebut, umat Islam dan Yahudi tidak dapat menjadi pegawai kerajaan dan wajib memakai pakaian berbeda. Meski demikian, tidak seluruh perjanjian ditepati oleh raja dan sekali lagi ia diasingkan, meskipun kemudian diampuni.

Hingga pada akhirnya, setelah invasi Mongol ke Hongaria tahun 1241-42, referensi mengenai Muslim di Hongaria menjadi terbatas. Pada tahun 1290, raja Ladislaus IV mengangkat Mizse, seorang mantan Muslim, menjadi Palatin (perdana menteri). Mereka kemudian "lenyap", boleh jadi akibat dipaksa masuk Kristen, atau dilenyapkan.

Sumber
Kutay, Taceddin. 25 Oktober 2018. "Opinion - Historical Roots of 'European Islam'" (aa.com.tr/en/analysis-news/opinion-historical-roots-of-european-islam-/1292952)
"Böszörmény" (en.wikipedia.org/wiki/Böszörmény)

Minggu, 31 Mei 2020

Suku Keturunan Hongaria di Afrika

Orang Magyarab (Sumber: Szegedma)

Banyak orang tidak mengetahui atau bahkan pernah mendengar tentang suku Magyarab yang tinggal di Sudan. Konon mereka adalah keturunan dari Ibrahim el Magyar. Bahkan Count Almásy pernah bertemu dengan mereka dalam salah satu perjalanannya. Nama suku ini secara harfiah berarti "bangsa Hongaria" (Magyar: Hongaria, ab: bahasa Nubia artinya suku). Apakah benar di Sudan ada suku keturunan Hongaria?

Sungai Nil selalu menyimpan misteri yang menarik. Menurut sejarah, terdapat daerah bernama Nubia yang selalu menjadi penghubung antara kawasan Laut Tengah dan Afrika pedalaman. Perdagangan dari berbagai bangsa melewati daerah ini dari selatan ke utara atau sebaliknya. Tetapi, bukan hanya pedagang dan saudagar yang melewati daerah ini. Tentara pun tidak ketinggalan.

Legenda mengatakan bahwa leluhur suku Magyarab datang ke Nubia pada tahun 1517 ketika tentara Sultan Selim dari Utsmani menaklukkan daerah tersebut. Dikatakan bahwa tentara Sultan Selim berasal dari berbagai bangsa di bawah pemerintahan Utsmani, salah satunya adalah bangsa Hongaria. Beberapa pasukan dikirimkan ke Wadi Halfa, di mana sekarang suku Magyarab tinggal. Pemimpin tentara tersebut adalah Ibrahim el Magyar, yang kemudian menikah dengan wanita lokal Nubia dan menetap di sana. Ibrahim mempunyai satu anak bernama Ali, dan Ali kemudian mempunyai lima anak: Selami, Mustafa, Jalaludin, Musa, dan Iksa. Dari kelima anak ini kemudian menjadi leluhur seluruh kaum Magyarab. Suku Magyarab sejak tahun 1992 bergabung dalam Federasi Hongaria Sedunia (Magyarok Világszövetége).

Cerita ini diperkuat oleh Gábor Pécsváradi, seorang pendeta Fransiskan yang mengaku bertemu dengan sekelompok orang Hongaria di tentara Utsmani pada tahun 1516 di Yerusalem. Ada juga bukti lain: suku Magyarab berbicara bahasa Nubia, dan meski terdapat aturan ketat dalam bahasa mereka, mereka merasa bangga setiap mengucapkan kata "magyar".

Sumber yang paling dapat dipercaya adalah cerita dari László Almásy (orang Hongaria) dalam salah satu bukunya: Hungarian descendants on the island of the Nile. Ia sedang dalam ekspedisi melintasi Gurun Sahara antara tahun 1934-35 ketika ia mengunjungi Wadi Halfa. Dia berbicara dengan seorang pedagang yang menyebutkan nama Ibrahim el Magyar. Ini menarik perhatiannya sehingga ia mulai bertanya kepada pedagang tersebut. Pedagang tersebut bercerita bahwa ia adalah anggota suku Magyarab dan mereka berasal dari Eropa. Ia juga menceritakan bahwa leluhur mereka dibawa oleh Sultan Sulaiman 400 tahun yang lalu. Almásy mendatangi suku tersebut di hari berikutnya. Mereka selalu mengulang-ulang bahwa mereka bukanlah orang Arab, mereka datang dari Eropa. Kata "ab" berarti 'suku' dalam bahasa Nubia, sehingga suku mereka jika diterjemahkan berarti "suku Hongaria".

Ekspedisi selanjutnya yang mencapai Wadi Halfa datang pada 1965 dipimpin oleh Istvan Fodor, ahli bahasa Arab dan penerjemah. Ia meneliti adat istiadat mereka, sejarah mereka, dan budaya mereka. Dia juga menyebutkan bahwa rambut mereka terlihat kemerahan sementara suku Nubia yang lain memiliki rambut hitam. Kulitnya juga lebih terang dan matanya lebih sipit, seperti ciri-ciri orang Hongaria. ia juga mengumpulkanperibahasa yang cukup dekat dengan peribahasa Hongaria. Seperti "ra's al majar zayy al hajar" artinya kepala orang Hongaria seperti batu. Atau "al majari la yisalli fil masjid" artinya orang Hongaria tidak salat di masjid. Adat istiadat mereka telah berbeda dengan orang Hongaria dan mereka telah memeluk agama Islam meski tidak seluruhnya.

Setelah Danau Nasser terisi penuh, hampir seluruh kampung Magyarab tenggelam. Mereka dipindahkan ke desa-desa baru dan kehidupan mereka berubah total. Mereka menyebar ke berbagai arah dan tidak lagi bergantung satu sama lain. Pada tahun 2013 diadalan Great Africa Expedition. Meski rombongan hanya menyempatkan beberapa hari mencari kaum Magyarab, ekspedisi ini menarik banyak perhatian media. Dengan ekspedisi ini diharapkan dapat menyelami lebih dalam asal-usul kaum Magyarab dan menjawab beragam pertanyaan mengenai mereka.

Sumber:
Béni, Alexandra. 20 Oktober 2015. "Magyarabs, a Hungarian tribe in Africa". (dailynewshungary.com/magyarabs-a-hungarian-tribe-in-africa)
"Magyarab people". (en.wikipedia.org/wiki/Magyarab_people)

Kamis, 30 April 2020

Kejadian Unik Babak Grup (Round Robin) Sepak Bola

Dalam sepakbola, salah satu format kompetisi yang sering dipakai adalah setengah kompetisi atau disebut juga round robin. Di sini, peserta dibagi dalam beberapa grup, yang mana di dalam grup tersebut tiap peserta saling bertanding satu sama lain satu kali. Format ini dipakai hampir di seluruh kompetisi, mulai dari Piala AFF, Piala Asia, Piala Eropa, hingga Piala Dunia dan Olimpiade. Biasanya, satu grup terdiri dari empat peserta. Dalam hal ini, terdapat enam pertandingan dalam satu grup. Kali ini, kita akan berbicara khusus pada satu grup isi empat.

Perhitungan Matematis
Secara matematis, setiap pertandingan mempunyai tiga kemungkinan: menang, seri, atau kalah. Karena terdapat enam pertandingan, maka terdapat 3^6 kemungkinan hasil pertandingan = 729 kebolehjadian. Hasil menang mendapat tiga poin, hasil imbang memperoleh satu poin, dan kalah tidak mendapat poin. Jika diurutkan berdasar jumlah poin yang didapat, maka terdapat probabilitas poin berikut dalam hasil round robin.

1. Poin 7-4-4-1: 36/729 kemungkinan = 4,94%
2. Poin 6-4-4-3: 36/729 = 4,94%
3. Poin 9-6-3-0: 24/729 = 3,29%
4. Poin 9-4-3-1: 24/729 = 3,29%
5. Poin 9-4-2-1: 24/729 = 3,29%
6. Poin 7-6-4-0: 24/729 = 3,29%
7. Poin 7-6-3-1: 24/729 = 3,29%
8. Poin 7-6-2-1: 24/729 = 3,29%
9. Poin 7-5-4-0: 24/729 = 3,29%
10. Poin 7-5-3-1: 24/729 = 3,29%
11. Poin 7-5-2-1: 24/729 = 3,29%
12. Poin 7-4-3-3: 24/729 = 3,29%
13. Poin 7-4-3-2: 24/729 = 3,29%
14. Poin 7-4-3-1: 24/729 = 3,29%
15. Poin 7-4-2-2: 24/729 = 3,29%
16. Poin 6-6-4-1: 24/729 = 3,29%
17. Poin 6-6-3-3: 24/729 = 3,29%
18. Poin 6-5-4-1: 24/729 = 3,29%
19. Poin 6-4-4-2: 24/729 = 3,29%
20. Poin 5-5-4-1: 24/729 = 3,29%
21. Poin 5-4-4-3: 24/729 = 3,29%
22. Poin 5-4-4-2: 24/729 = 3,29%
23. Poin 5-4-3-2: 24/729 = 3,29%
24. Poin 9-6-1-1: 12/729 = 1,65%
25. Poin 9-4-4-0: 12/729 = 1,65%
26. Poin 7-7-3-0: 12/729 = 1,65%
27. Poin 7-3-2-2: 12/729 = 1,65%
28. Poin 6-5-2-2: 12/729 = 1,65%
29. Poin 5-5-3-2: 12/729 = 1,65%
30. Poin 5-5-3-1: 12/729 = 1,65%
31. Poin 5-5-2-2: 12/729 = 1,65%
32. Poin 5-3-3-2: 12/729 = 1,65%
33. Poin 9-3-3-3: 8/729 = 1,10%
34. Poin 6-6-6-0: 8/729 = 1,10%
35. Poin 4-4-4-3: 8/729 = 1,10%
36. Poin 7-7-1-1: 6/729 = 0,82%
37. Poin 4-4-4-4: 6/729 = 0,82%
38. Poin 9-2-2-2: 4/729 = 0,55%
39. Poin 5-5-5-0: 4/729 = 0,55%
40. Poin 3-3-3-3: 1/729 = 0,14%

Dapat kita lihat trivia berikut.
1. Poin tersedikit untuk menjadi juara grup adalah tiga, yaitu ketika seluruh pertandingan berakhir seri. Dalam keadaan ini, maka penentuan juara grup dilakukan berdasar syarat-syarat penentu, seperti jumlah gol, jumlah poin pelanggaran paling sedikit, atau boleh jadi lewat adu penalti. Tetapi sepertinya hasil grup seperti ini belum pernah terjadi di kompetisi besar.

2. Poin paling sedikit untuk menjadi runner-up adalah tiga, yaitu pada pola 7-3-2-2 (runner-up tiga kali seri), 5-3-3-2 (tiga kali seri), 9-3-3-3 (sekali menang dua kali kalah), dan 3-3-3-3 (tiga kali seri). Biasanya, dalam fase grup diambil dua teratas dari tiap grup, maka pada grup berisi empat suatu tim dengan nilai tiga boleh jadi lolos ke putaran selanjutnya.

3. Poin paling banyak untuk peringkat ketiga adalah enam, yaitu pada pola 6-6-6-0. Artinya, terdapat satu tim yang selalu kalah dan berada di dasar klasemen, sedangkan tiga tim yang lain saling mengalahkan. Maka, dua kemenangan boleh jadi tidak cukup untuk lolos ke putaran selanjutnya, jika tim tersebut kalah pada kriteria penentu, seperti selisih gol atau jumlah gol.

4. Nilai harapan (expected value) dari tim peringkat ketiga adalah 3,21. Jika dari fase grup diambil peringkat ketiga terbaik, maka nilai tiga cukup untuk lolos ke babak selanjutnya, selama selisih dan produktivitas golnya bagus. Jika dua terbaik dari tiga tim peringkat ketiga diambil, maka nilai "aman" untuk lolos ke babak selanjutnya adalah empat.

Selandia Baru Pulang Tanpa Kekalahan
Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Selandia Baru berada di grup F bersama Paraguay, Slovakia, dan Italia. Pertama, mereka imbang 1-1 dengan Slovakia, sebelum imbang 1-1 dengan Italia, lalu pada pertandingan penentuan, mereka imbang 0-0 dengan Paraguay. Dengan tiga poin, mereka hanya berada di peringkat ketiga di bawah Paraguay dan Slovakia. Uniknya lagi, dari seluruh peserta Piala Dunia 2010, hanya Selandia Baru yang tidak pernah kalah. Hal ini mengingat Spanyol yang menjadi juara sempat kalah di fase grup.


No Tim M S K GM GK SG Poin
1. Paraguay 1 2 0 3 1 +2 5
2. Slovakia 1 1 1 4 5 -1 4
3. Selandia Baru 0 3 0 2 2 0 3
4. Italia 0 2 1 4 5 -1 2

Amerika Serikat Lolos Dramatis
Amerika Serikat sebagai wakil Concacaf (Amerika Utara-Tengah) bergabung di Grup B Piala Konfederasi 2009 bersama Brazil, Italia, dan Mesir. Mereka harus mengakui keperkasaan Italia 3-1 dan kedigdayaan Brazil 3-0. Di pertandingan terakhir, mereka masih mungkin lolos, tetapi harus mengalahkan tim kuda hitam Mesir yang sebelumnya dikalahkan susah payah oleh Brazil 4-3 lalu mengalahkan Italia 1-0. Mereka menang 3-0 atas Mesir, dan di sisi lain Brazil mengalahkan Italia 3-0. Secara mengejutkan, Amerika Serikat lolos dengan hanya tiga poin, di mana mereka unggul dalam jumlah gol.

NoTimMSKGMGKSGPoin
1.Brazil300103+79
2.Amerika Serikat10246-23
3.Italia10235-23
4.Mesir10247-33

Indonesia Butuh Penyerang?
Piala AFF 2007 mempertemukan timnas Indonesia, Vietnam, dan Laos di grup B. Laos bisa dibilang "anak bawang" karena di bawah ketiga tim lainnya. Indonesia memulai grup dengan kemenangan 3-1 atas Laos, sedangkan Vietnam bermain kaca mata dengan Singapura. Pertandingan selanjutnya bisa dibilang "pembantaian". Laos dibantai Singapura 11-0 lalu dibantai Vietnam 9-0. Sementara Indonesia bermain imbang 1-1 lawan Vietnam dan 2-2 lawan Singapura. Alhasil, Laos terbenam di dasar klasemen tanpa poin, sementara tiga tim lainnya saling imbang. Tetapi, timnas Indonesia sepertinya berandai-andai jika saja mereka mencetak banyak gol melawan Laos.

NoTimMSKGMGKSGPoin
1.Singapura120132+115
2.Vietnam120101+95
3.Indonesia12064+25
4.Laos003123-220

Grup Piala Dunia Paling Ketat
Grup E Piala Dunia 1994 terkenal sebagai grup "neraka". Italia berjumpa dengan Irlandia, Norwegia, dan Meksiko. Pertama, Irlandia menjadi tim kejutan dengan menumbangkan Italia 1-0, disusul Norwegia mengalahkan Meksiko 1-0. Selanjutnya, Meksiko mengalahkan Irlandia 2-1 dengan penyerang Irlandia, John Aldridge mencetak gol pada enam menit jelang bubar. Di tempat lain, Italia yang bermain sepuluh orang berhasil menang 1-0 lawan Norwegia. Dalam pertandingan terakhir, Meksiko bermain imbang 1-1 sementara Norwegia bermain kacamata dengan Irlandia. Hasil akhir, seluruh tim berakhir dengan poin dan selisih gol yang sama. Meksiko unggul karena mencetak tiga gol, disusul Irlandia dan Italia dengan dua gol, lalu Norwegia menjadi juru kunci dengan hanya satu gol. Irlandia berada di atas Italia karena unggul head-to-head dengan menang 1-0 di pertandingan pertama.

NoTimMSKGMGKSGPoin
1.Meksiko1113304
2.Irlandia1112204
3.Italia1112204
4.Norwegia1111104

Tunisia Tidak Kalah, Tapi ...
Grup D Piala Afrika 2010 mempertemukan Zambia, Kamerun, Gabon, dan Tunisia. Gabon unggul terlebih dahulu dengan menang 1-0 lawan Kamerun, sementara Tunisia bermain imbang 1-1 dengan Zambia. Gabon selanjutnya bermain 0-0 lawan Tunisia sedangkan Kamerun mengalahkan Zambia 3-2. Zambia kemudian mengalahkan Gabon 2-1 sementara Tunisia dan Kamerun bermain imbang 2-2. Sehingga, Tunisia yang tidak kalah justru terbenam dengan tiga poin, sementara tiga tim di atasnya kemudian disusun berdasarkan aturan head-to-head. Hasilnya, Zambia berada di pucuk disusul Kamerun dan Gabon, seluruhnya dengan empat poin.

NoTimMSKGMGKSGPoin
1.Zambia1115504
2.Kamerun1115504
3.Gabon1112204
4.Tunisia0303303

Ada cerita unik lain tentang babak penyisihan grup yang terlewat? Silakan tambahkan di komentar :)

Rabu, 29 April 2020

Sirkuit F1 Beirut Yang Tidak Pernah Terlaksana

Lebanon F1 Grand Prix
Lebanon hampir saja memenangkan hak untuk menyelenggarakan F1 pada tahun 1999. Bos F1 Bernie Ecclestone mendukung ide tersebut dan Direktur Balapan Charlie Whiting berkunjung ke Lebanon untuk memantau calon trek. Tanggapannya terbilang positif, "(Proyek) ini masih jauh dari lampu hijau", tapi ia menambahkan, "Tidak ada yang bisa menghentikan proyek ini untuk terus berlangsung. Rencananya, balapan akan digelar dalam sirkuit sepanjang 4,1 kilometer di pesisir Laut Tengah melewati pusat kota (Solidere) dan ada harapan besar agar rencana ini dapat disetujui. Menurut artikel BBC tahun 2001, Solidere yakin FIA akan memberikan lampu hijau dan delegasi Solidere juga direncanakan untuk datang ke Eropa untuk bertemu dengan FIA untuk membahas rencana kelanjutan sirkuit.

The Guardian juga merilis artikel dan menyatakan bahwa, "Sirkus Formula Satu akan bertolak ke kota yang dulunya paling berbahaya di dunia jika rencana Beirut untuk mengadakan F1 tahun 2006 disetujui".

Sayangnya, situasi politik tidak mendukung dan GP Beirut tidak pernah terdengar lagi.
Rancangan sirkuit F1 Beirut
Pemerintah Lebanon sendiri pada tahun 2003 sempat menunjuk IDEA, firma konsultan asal Beirut, sebagai manajer proyek.. IDEA ditugaskan untuk mempelajari dan mempersiapkan balapan Formula 1, termasuk juga mendesain untuk perencanaan transportasi selama proyek.

Treknya sendiri cukup menarik. Mengutip artikel dari DailyStar tahun 1998, "Jika semua terlaksana sesuai rencana, Michael Schumacher akan membawa Ferrarinya melintasi Minet al-Hosn, kemudian berbelok tajam di sekitar Hard Rock Café, lalu menggeber melewati Hotel St. George dan Phoenicia lalu ke pusat kota sebelum menyambut bendera kotak-kotak di garis finis".

Seluruh penggemar F1 di Lebanon, masih bermimpi agar GP Beirut dapat digelar, meski tidak dalam waktu singkat. Lebih lagi, jika proyek ini disetujui oleh FIA, Lebanon masih berjuang dalam hal ekonomi dan belum saatnya untuk berinvestasi dengan menggelar balapan.

Sumber:
Najib. 11 April 2016. "Here's How Beirut's F1 Grand Prix Would Have Looked Like". (blogbaladi.com/heres-how-beiruts-f1-grand-prix-would-have-looked-like)
IDEA. "Lebanon F1 Grand Prix" (ideasal.com/lebanon-f1-grand-prix)

Rabu, 17 Juli 2019

Mereka Para Alumni Balap A1GP

Balap A1GP adalah balap mobil yang pesertanya mewakili suatu negara. Tiap edisi balapan A1GP, tiap negara peserta akan mengikuti dua kali lomba yaitu Balapan Singkat (Sprint Race) dan Balapan Utama (Feature Race). Pada akhir tiap musimnya, negara yang mengumpulkan poin terbanyak akan menjadi juara utama. Karena pesertanya mewakili negara, maka kejuaraan ini juga disebut sebagai "World Cup of Motorsports".

Balap A1GP awalnya diusulkan pada 2003 oleh Sheikh Maktoum bin Hasher bin Maktoum Al Maktoum dari Dubai. Setelah mendapatkan persetujuan dari FIA selaku organisasi induk olahraga motor, kalender balap pun disusun dengan musim pertamanya pada musim 2005-06. Balapan perdananya digelar di Sirkuit Brands Hatch di Britania Raya pada 25 September 2005, diikuti oleh 25 negara peserta dengan Nelson Piquet Jr. dari Brazil sebagai pemenangnya. Setelah 11 ronde pada musim perdananya, tim Prancis berhasil menyabet gelar juara utama dengan pembalapnya Alexandre Premat dan Nicolas Lapierre.

Mobil A1GP generasi pertama (Lola-Zytek)[1]
Pada musim 2006-07, tim Jerman yang dipiloti oleh Nico Hulkenberg berhasil menjadi juara utama. Selanjutnya, pada musim 2007-08, giliran Neel Jani dan Sebastien Buemi yang membawa tim Swis yang menjadi juara utama. Kejuaraan pun memasuki musim keempat pada tahun 2008-09 yang ternyata harus menjadi musim pamungkas dari A1GP. Pada musim ini, Adam Carroll membawa tim Irlandia menjadi juara utama pada musim yang hanya berjalan selama tujuh putaran. Ketiadaan sponsor besar membuat balapan ini bangkrut setelah hanya empat musim dengan 39 edisi (78 lomba).

Selasa, 19 Maret 2019

Kisah Rakun yang Mengubah Lingkungan Jepang

Pada tahun 1963, sebuah buku diterbitkan, menceritakan pengalaman masa kecil dari Sterling North yang memelihara seekor rakun sebagai teman hidupnya. Buku yang berjudul Rascal: The Memoir of a Better Era ini cukup populer di masanya, dan Disney mengangkatnya menjadi film live-action pada tahun 1969.

Novel Rascal karya Sterling North (Gambar: GoodReads)
Tetapi cerita tentang rakun Rascal mencapai tingkat kepopuleran yang lebih tinggi saat cerita ini dibawa ke Jepang. Tahun 1977, Nippon Animation Company menjadikannya film animasi sepanjang 52 episode yang sangat disukai oleh anak-anak Jepang. Saking cintanya pada Rascal, mereka juga ingin mempunyai rakun sebagai hewan peliharaan. Segera, rakun mulai diimpor dari Amerika Utara, habitat asli rakun, ke Jepang, supaya anak-anak dapat menikmati petualangan Sterling bersama Rascal. Tidak tanggung-tanggung, jumlah rakun yang diimpor mencapai 1.500 ekor tiap bulannya. Kecuali jika mereka mengikuti kisahnya sampai tamat.

Jumat, 29 Desember 2017

Penaklukan Suku Chukchi Oleh Rusia

Artikel kali ini sedikit berhubungan dengan artikel sebelumnya mengenai kerajaan-kerajaan yang berada di Asia Utara pada abad pertengahan. Setelah Rusia berhasil mengalahkan Kesultanan Sibir pada tahun 1598, maka tidak ada lagi kekuatan besar yang dapat menghalangi penjelajahan Rusia akan Timur Jauh. Tidak sampai dua ratus tahun, seluruh wilayah Asia Utara telah berada di bawah kekuasaan Rusia. Beragam suku penduduk asli ditaklukkan dan diharuskan membayar yasak, yaitu pajak berupa bulu binatang. Bahkan pada puncak kegemilangannya, Rusia berhasil menjadikan Alaska sebagai wilayahnya dengan nama Amerika Rusia, sebelum akhirnya diserahkan kepada Amerika Serikat dengan harga dua sen per ekar pada tahun 1867.
Keluarga Suku Chukchi di Semenanjung Chukotka
Suku Chukchi adalah penduduk asli Semenanjung Chukotka. Chukotka diperkirakan telah dihuni sejak tujuh ribu tahun yang lalu. Meski demikian, nenek moyang Suku Chukchi baru berpindah ke sana dari arah selatan agak lama setelah itu. Mereka lalu melebur dengan penduduk lokal seperti Suku Eskimo dan Suku Yukaghir. Hidup bagi Suku Chukchi adalah keterpencilan, dingin, dan perjuangan tanpa henti untuk bertahan hidup, tetapi juga berarti kebebasan dan kebanggaan untuk dapat bertahan. Terdapat dua golongan Suku Chukchi berdasarkan mata pencahariannya: yang pertama adalah mereka yang berburu hewan laut dan tinggal di pesisir, disebut anqallyt (orang laut); yang kedua adalah mereka yang beternak rusa kutub dan tinggal di pedalaman, disebut chauchu (pemilik rusa kutub). Nama yang mereka gunakan untuk merujuk pada keduanya adalah lygoravetlyan (manusia sungguhan). Nama 'Chukchi' berasal dari nama Rusia untuk suku pedalaman chauchu. Jumlah Suku Chukchi berkisar dari 12 ribu hingga 15 ribu jiwa.

Senin, 25 Desember 2017

Kerajaan Islam di Utara Jauh

Agama Islam telah menyebar ke seluruh dunia menembus batas-batas politis dan geografis dengan sangat cepat. Mulai dari kemunculannya pada awal abad ke-7 Masehi, dalam empat puluh tahun, umat muslim berhasil mengalahkan Persia sebagai salah satu adidaya saat itu dan menyebarkan Islam di sana. Dalam seratus tahun, Islam telah datang ke Spanyol dan menelurkan peradaban yang sangat memukau. Dalam seratus tahun pula Islam datang ke Nusantara dan secara perlahan, pada abad ke-15 Nusantara telah menjadi mayoritas muslim. Kemudahan konsep yang ditawarkan Islam menjadi salah satu sebab Islam mudah diterima.

Di antara daerah-daerah di mana Islam datang tanpa penaklukan adalah kawasan hilir Sungai Volga. Wilayah ini sebelumnya dihuni suku-suku Uralik dan setelah tahun 668 Masehi, Suku Bulgar di bawah pimpinan Kotrag melakukan migrasi ke hilir Sungai Volga setelah imperium Bulgaria Raya Lama (Old Great Bulgaria) yang berada di utara Laut Hitam diserang oleh Kekaisaran Khazar. Akibat serangan ini, bangsa Bulgar terbagi menjadi dua, satu bagian mengikuti Asparukh menuju hilir Sungai Danube di Balkan dan mendirikan Kekaisaran Bulgaria Pertama di sana. Golongan ini selanjutnya bercampur dengan bangsa Slavia dan nantinya merekalah yang menjadi warga negara modern Bulgaria. Sedangkan golongan satunya mengikuti Kotrag dan bermigrasi ke hilir Sungai Volga. Mereka lalu mendirikan negara Volga Bulgaria yang cukup adidaya hingga abad ke-13.
Wilayah sekitar Laut Hitam pada 650 M. Suku Bulgar tinggal di daerah berwarna krem

Volga Bulgaria sebagai Negara Islam
Setelah lama tidak terdengar kabarnya, pada tahun 921 raja Bulgar bernama Almış mengirimkan duta kepada Khalifah Abbasiyah di Baghdad untuk mengajari mereka tentang Islam. Maka pada 12 Mei 922 M (12 Muharram 310 H), Khalifah mengirimkan rombongan Ahmad ibn Fadlan kepada Volga Bulgaria. Raja Almış kemudian masuk Islam dengan nama Ja'far bin Abdullah Dalam keberjalanannya, Ibn Fadlan dan rombongannya tidak hanya berdakwah kepada bangsa Bulgar, tetapi juga kepada bangsa Viking yang saat itu sedang menguasai Kiev. Bangsa Bulgar bahkan sempat membujuk Raja Vladimir I dari Kiev untuk masuk Islam, namun gagal karena ia tidak setuju Bangsa Rus (Viking) harus berhenti minum anggur yang disebutnya sebagai "kesenangan terbesar dalam hidup". Volga Bulgaria menganut mazhab Maliki.
Utusan Abbasiyah sampai di Volga Bulgaria
Pada waktu itu, Volga Bulgaria sedang menjadi negara bawahan dari Khazar, dan setelah Khazar dikalahkan oleh Sviatoslav I dari Kiev, barulah Volga Bulgaria menjadi negara merdeka. Oleh Khalifah, raja Bulgaria mendapat julukan al Malik as Saqaliba yang mana Saqaliba adalah pengucapan Arab atas Sclaveni, sebutan Yunani untuk suku-suku di Eropa Timur, yang kemudian menjadi nama modern Slavia. Kisah perjalanan ibn Fadlan diabadikan dalam buku hariannya yang merupakan buku pertama yang mendeskripsikan secara rinci ritual-ritual bangsa Viking yang disebut sebagai bangsa Rus.
Jalur perdagangan pada abad ke-8 hingga ke-11 Masehi
Pada masa jayanya, Bolghar sebagai ibukota Volga Bulgaria menjadi kota keempat terbesar di dunia setelah Baghdad, Roma, dan Konstantinopel. Mitra dagang Volga Bulgaria adalah bangsa Viking, Perm, Yugra, dan Nenets di utara, Roma dan Konstantinopel di Selatan, Eropa di Barat, hingga Cina di Timur. Kota modern Kazan dan Yelabuga pertama kali dibangun sebagai benteng perbatasan.

Pada tahun 1223, pasukan penjelajah Mongol yang dipimpin oleh Uran, anak Subutai Bahadur, bawahan Jenghis Khan, berusaha memasuki wilayah Volga Bulgaria. Pertempuran pun terjadi di Lengkung Samara, yang dimenangkan oleh pasukan Volga Bulgaria. Tetapi tidak lama setelah itu, pada tahun 1236, pasukan Mongol kembali dan berhasil meluluhlantakkan Volga Bulgaria. Diperkirakan 80% penduduk Volga Bulgaria terbunuh selama invasi Mongol. Raja terakhir Volga Bulgaria bernama 'Abdullah Chelbir.

Di Bawah Kekuasaan Mongol
Daerah Volga Bulgaria kemudian diserahkan kepada anak Jenghis Khan bernama Jochi dan keturunannya. Dinasti Jochi ini kemudian dikenal sebagai Golden Horde dengan raja pertamanya bernama Batu Khan, anak dari Jochi. Tetapi, hanya dalam belasan tahun, justru bangsa Mongollah yang berpindah agama menjadi Islam, dimulai dari Berke Khan, anak lain dari Jochi, yang menjadi mualaf pada tahun 1252. Berke bahkan bersekutu dengan Kesultanan Mamluk Mesir untuk menghentikan laju Hulagu Khan, cucu Jenghis Khan yang telah menghancurkan Baghdad pada tahun 1258.

Dalam kekuasaan Mongol, ibukota Golden Horde dipindah dari Bolghar ke Sarai, 80 kilometer arah hulu dari Volgograd di tepi Sungai Volga. Golden Horde saat jayanya menguasai wilayah yang kini menjadi wilayah Rusia, Ukraina, Hungaria, hingga Polandia. Pada masa ini, bangsa Bulgar banyak bercampur dengan bangsa Tatar (campuran Mongol-Turki) dan kini daerah Volga Bulgaria lebih dikenal sebagai Republik Tatarstan dan Republik Chuvashia.

Di tengah persaingan internal antara Suku Biru (Blue Horde) dan Suku Putih (White Horde), Golden Horde di bawah Tokhtamysh juga mengalami persaingan sengit dengan Kekaisaran Timur Lenk yang juga keturunan Mongol. Tokhtamysh awalnya naik takhta dengan bantuan Timur Lenk. Tokhtamysh berhasil menaikkan pamor Golden Horde dengan mengalahkan Lithuania. Tetapi ambisinya untuk menguasai Asia Tengah membuatnya harus berseteru dengan Timur Lenk. Puncaknya, pada 15 April 1395, Timur mengalahkan Tokhtamysh pada Pertempuran Sungai Terek. Timur juga meratakan Sarai dan membakar kota Astrakhan.

Kemunduran Golden Horde
Perpecahan internal yang meruncing membuat kekuasaan Golden Horde tidak bertahan lama. Berbagai kesultanan kecil bermunculan dan puncaknya pada tahun 1502, Golden Horde lenyap dari peta dunia. Beberapa kesultanan kecil tersebut antara lain Kazan (berdiri 1438), Nogai (1440), Krimea (1441), Kazakh (1456), Astrakhan (1466), dan Sibir (1468). Karena cukup rapuh, kesultanan-kesultanan ini pun kemudian dikalahkan oleh Kekaisaran Rusia.

Kesultanan Kazan didirikan oleh keturunan Tugh Temur, anak ketiga belas dari Jochi. Kesultanan ini menguasai jantung dari daerah Volga Bulgaria dan meliputi wilayah modern Tatarstan, Chuvashia, Mari El, Mordovia, dan sebagian Udmurtia dan Bashkortostan. Kesultanan ini dikalahkan Rusia pada tahun 1552 dengan sultan terakhirnya, Yadegar Muhammad, berpindah ke Kristen Ortodoks setahun kemudian. Peninggalan yang masih bertahan adalah Masjid Qul Sharif, yang menjadi tengara kota Kazan.

Kesultanan Sibir menjadi kesultanan paling timur yang menguasai daerah di timur Pegunungan Ural, di daerah aliran sungai Ob dan Irtysh. Kesultanan ini memegang kendali perdagangan bahkan hingga ke Samudera Arktik. Ibukota Kesultanan Sibir berada di Qashliq. Meskipun daerah kekuasannya cukup luas, penduduk kesultanan ini cukup jarang, dilaporkan jumlah penduduknya hanya sekitar 40.000 jiwa. Kesultanan Sibir lenyap setelah sultan terakhirnya, Kuchum, dikalahkan pasukan Kosak Rusia pada tahun 1598, membuka penaklukan Rusia hingga ke Timur Jauh. Dari nama 'Sibir' inilah kemudian muncul nama daerah Siberia.
Wilayah Kesultanan Krimea
Kesultanan Krimea menjadi kesultanan yang paling bertahan lama. Kesultanan ini berada di bawah perlindungan Turki Utsmani sejak tahun 1475. Pada akhir masa Golden Horde, Kesultanan Krimea berhasil menaklukkan wilayah Golden Horde yang tersisa dan menduduki ibukota Sarai, secara efektik melenyapkan Golden Horde dari peta dunia. Kesultanan ini memegang peran penting dalam pasar budak Laut Hitam, mengekspor budak-budak dari Skandinavia, terutama Finlandia, ke wilayah-wilayah di sekitarnya. Ibukota dari Kesultanan Krimea adalah Bakhchisaray. Kesultanan ini dikalahkan Rusia pada tahun 1783.

Baca Juga
Prasetya, Eka. 17 Mei 2017. "Islam di Utara Bumi" (http://hizach.blogspot.co.id/2017/05/selamaberabad-abad-islam-menyebar-dari.html)

Kamis, 29 Desember 2016

Di Manakah Attila si Hun Dimakamkan?

Attila si Hun (Attila the Hun) adalah pemimpin Kekaisaran Hun yang mengguncang Eropa pada abab ke-4 Masehi. Awalnya, ia memerintah bersama adiknya, Bleda dari tahun 434 hingga 445 M. Setelah Bleda meninggal, Attila menjadi kaisar seorang diri hingga ajal menjemputnya delapan tahun kemudian. Masa pemerintahannya dianggap sebagai masa terburuk dalam sejarah Eropa. Ia dijuluki "Kemarahan Tuhan" (Scourge of God) karena pasukan kavaleri Hun tidak segan-segan membantai siapa pun yang mencoba menghalangi gerak mereka. Ia sukses membuat Kekaisaran Romawi harus membayar upeti tahunan demi keselamatan mereka dari pasukan Hun.
Gambaran mengenai Attila oleh Eugene Delacroix (sekitar 1843-1847)
Hingga pada suatu malam tahun 453 Masehi, saat Attila sedang menjalani malam pertama pernikahannya dengan Ildico, seorang putri Jerman, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Attila mengalami perdarahan hebat pada hidungnya yang membuat darahnya terus mengucur hingga membuatnya harus meregang nyawa. Kematiannya menjadi antiklimaks dari perluasan Kekaisaran Hun di Eropa. Kekaisaran Hun sendiri runtuh enam belas tahun kemudian, setelah melewati masa-masa perebutan takhta di antara putra-putra Attila. Keruntuhan yang sangat drastis ini mirip dengan pergerakan prajurit Hun di medan perang yang datang dengan cepat, menyerang cepat, dan pergi dengan lebih cepat.

Jasad Attila segera dibawa ke suatu tempat di padang rumput untuk ditampilkan di dalam tenda dari sutra. Catatan tertulis menyebutkan bagaimana para prajurit memasuki tenda. Mereka menarik rambut mereka sendiri dan menyobek muka mereka. Alasan dari tindakan ini adalah memastikan bahwa kepergian Attila disambut oleh darah para prajurit, bukan air mata para wanita.

Minggu, 24 Juli 2016

Beruang Kermode, Seputih Salju Tetapi Bukan Albino

Apa yang terlintas di pikiran Anda jika mendengar istilah "beruang putih"? Sudah tentu yang pertama kali terlintas di pikiran kita adalah beruang kutub (Ursus maritimus) yang wilayah tinggalnya ada di Lingkar Kutub Utara. Namun pernahkah Anda mendengar kisah tentang beruang yang berbulu putih namun bukan termasuk beruang kutub? Beruang ini bukan hasil dari albinisme; suatu istilah biologi yang menyangkut tidak adanya atau sedikitnya keberadaan pigmen di kulit, rambut, atau mata; yang menyebabkan organisme tersebut biasanya berwarna putih. Itulah beruang Kermode, dengan nama latin Ursus americanus kermodei. Beruang yang juga disebut spirit bear (beruang arwah) oleh penduduk asli Amerika ini mengalami resesif gen yang membuatnya berbeda dari hewan satu spesiesnya.

Beruang kermode adalah subspesies unik dari beruang hitam amerika (Ursus americanus). Oleh penduduk asli Tsimshian, mereka disebut moskgm'ol (beruang putih). Lebih kurang sepuluh persen dari spesies ini punya bulu berwarna putih. Warna ini dipercaya disebabkan oleh keberadaan gen reresif. Karena bulu putihnya itu, mereka terlihat jelas di antara hutan hujan yang hijau gelap tempat mereka tinggal. Nama beruang ini berasal dari Francis Kermode, dari Royal British Columbia Museum, yang pertama kali menelitinya.
Induk beruang yang "hitam" dan anaknya yang "putih". Beruang hitam
dapat melahirkan bayi putih jika membawa gen resesif

Minggu, 10 Juli 2016

Masjid di Kota Skopje

Skopje "baru" menjadi ibukota negara Macedonia yang merdeka selama dua puluh tahun. Sangat singkat karena di masa lalu Skopje telah menjadi bagian dari Kesultanan Ottoman selama sekitar 520 tahun. Pada masa itu, Skopje bernama Üsküb. Lima abad berada di bawah panji Kesultanan membuat kota ini punya peninggalan yang mengesankan. Masjid, pemandian, kebun teh, kebun tembakau, suara dadu di arena permainan backgammon, hingga perkampungan bernama Bazaar Lama atau Čaršija mempunyai langgam Turki yang begitu kuat.

1. Masjid Murat Pasha
Masjid Murat Pasha, Skopje, Macedonia dengan air mancur di pintu masuknya
Di Bazaar Lama, terdapat masjid bernama Masjid Murat Pasha yang memiliki air mancur di bagian luar pintu masuknya. Ketika Skopje mengalami musim panas yang sangat terik, hampir semua yang melewatinya akan berhenti sejenak untuk minum. Masjid ini telah berusia ratusan tahun, tetapi baru dibangun ulang pada tahun 1802, setelah menjadi korban dari Kebakaran Besar di tahun 1689. Jenderal Austria, Silvio Piccolomini, adalah pihak yang dengan sengaja membakar masjid tersebut. Ia beralasan bahwa pembakaran itu ditujukan untuk mencegah penyebaran wabah, namun semua tahu bahwa kejadian ini merupakan pembalasan atas didudukinya Wina oleh pasukan Ottoman. Kebakaran tersebut menghanguskan nyaris semua bangunan di Skopje.

Senin, 04 Juli 2016

Reruntuhan Gereja Hvalsey di Tanah Hijau

Daerah subur di selatan Tanah Hijau (Greenland) adalah rumah bagi reruntuhan gereja pertama di Amerika Utara yang terawetkan dengan baik, Gereja Hvalsey.

Reruntuhan gereja Hvalsey di Hvalsey, Qaqortoq, Tanah Hijau

Jauh sebelum Christopher Colombus berlayar ke barat untuk mencari jalan pintas ke India, para pelayar Norse dari Skandinavia telah menunjukkan keberadaannya di Tanah Hijau.

Daerah sekitar fjord di selatan Tanah Hijau yang subur telah menarik pemukim Norse dari Islandia dan beragam bangunan serta peternakan telah berdiri di tanah yang baru.

Minggu, 28 Februari 2016

Berdiri Negara Alawi di Bumi Suriah, Mungkinkah?

Konflik sipil di Suriah telah berjalan selama hampir lima tahun. Krisis yang awalnya hanya bagian dari Arab Spring berkembang setelah munculnya beragam aktor baru seperti dideklarasikannya pembentukan Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS), koalisi  yang dipimpin oleh AS untuk melawan NIIS, dan terbaru, Rusia juga ikut melawan NIIS dalam koridor yang berbeda. Total kini terdapat lima pihak yang terlibat: Pemerintah Suriah pimpinan Bashar al Assad yang didukung Rusia, Iran, dan Hezbollah Lebanon; pihak oposisi yang tergabung dalam Syrian National Council yang didukung AS, Turki, Saudi, Qatar, dan Prancis; militan Kurdi Rojava (Peshmerga); Front Al Nusra yang merupakan cabang Al Qaeda; serta NIIS.


Peta konflik 23 Februari 2016. Merah: kontrol pemerintah Damaskus;
Hijau: oposisi; Kuning: Kurdi Rojava; Hitam: NIIS; Putih: Front al Nusra.
Sumber: Wikipedia
Berbicara tentang konflik di Suriah, tentu tidak lepas dari sosok Bashar al Assad yang kini menjabat sebagai presiden. Bashar merupakan anak dari Hafez al Assad yang memerintah Suriah selama tiga pulun tahun dari tahun 1970 hingga kematiannya pada 2000. Setelah itu, Bashar -yang sejak 1994 didapuk sebagai penerus karena kakaknya, Bassel, meninggal dalam kecelakaan mobil- memegang tampuk kekuasaan. Pada tahun 2014, setelah memenangi pemilu, Bashar menjadi presiden untuk kurun ketiga, yang akan memegang jabatan hingga tahun 2021 mendatang.



Bashar al Assad lahir dari keluarga sekte Alawi, sebuah sekte unik yang berasal dari Islam Syiah Dua Belas Imam. Latar belakang Alawi dan keluarganya akan dibahas pada artikel berikut ini.


Perlu diketahui, kaum Alawi di sini tidak berhubungan sama sekali dengan Bani 'Alawi yang merupakan keturunan Nabi Muhammad dari jalur Husain bin Ali. Bani Alawi atau Ba'alawi sendiri merupakan penganut mazhab Syafii yang turut menyebarkan Islam di Indonesia. Tokoh-tokoh Bani Alawi yang terkenal seperti Ali Alatas (mantan Menlu Indonesia), Habib Rizieq Syihab (ketua FPI), dan Habib Ali al Jufri tidak akan dibahas pada artikel ini.

Kamis, 14 Januari 2016

Masjid Iqaluit, Masjid Paling Utara di Bumi

Iqaluit bakal menjadi kota pertama yang memiliki masjid di daerah Nunavut, yang dibangun dari sumbangan umat muslim di seluruh dunia. "Untuk umat Islam, terutama di kota-kota terpencil di Kanada, masjid merupakan pusat kehidupan sehari-hari," kata Hussain Guisti, manajer dan bendahara dari Zubaidah Tallab Foundation yang bermarkas di Winnipeg selalu pengelola proyek. Bangunan tersebut bakal memiliki dua lantai, yang mana lantai pertama digunakan untuk pertemuan sedangkan lantai kedua digunakan untuk ibadah. Diperkirakan, lantai kedua masjid ini dapat menampung 104 jemaah.
Desain dari Masjid Iqaluit
Meskipun Guisti memperkirakan bahwa hanya ada 65 sampai 80 muslim di Iqaluit, ia mengantisipasi bahwa bangunan ini akan mendorong muslim dari berbagai wilayah di Nunavut akan pindah ke tempat ini. "Anda tidak dapat menghidupi 25 atau lebih keluarga muslim tanpa membangun sebuah masjid", tandasnya.

Bangunan ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tambahnya. Bagi pemeluk Islam, masjid merupakan tempat salat lima waktu, pernikahan, kegiatan sosial, tempat pendidikan, dan juga menampung orang-orang yang membutuhkan bantuan. "Bagi umat Islam di sini, di belahan bumi barat, di utara yang jauh dari mana pun, masjid adalah segalanya".