Minggu, 26 Januari 2014

Burung Liverbird dari Liverpool

Burung Liverbird adalah lambang dari kota Liverpool, Inggris. Penggunaan burung untuk melambangkan sebuah kota di Inggris bermula dari abad pertengahan, namun ide untuk menggunakan "liverbird" sebagai makhluk mitos yang secara khusus melambangkan kota Liverpool baru muncul pada abad ke-20. Burung ini biasanya digambarkan dalam bentuk burung pecuk (Phalacrocorax sp.) yang memegang daun pakis dengan mulutnya.
Burung liverbird pada menara
 Royal Liver Building, Liverpool
Penggunaan pertama dari burung untuk melambangkan kota yang sekarang menjadi Liverpool ini bermula dari sebuah cap milik pemerintah pada tahun 1350-an. Cap tersebut kini dipajang pada British Museum. Pada tahun 1668, Earl of Derby memberikan sebuah tongkat kebesaran kepada pejabat kota yang di atasnya diukir gambar burung tersebut yang diberi nama "leaver", sumber pertama penggunaan nama "liverbird". Pada tahun 1797 College of Arms memberikan senjata resmi yang menggambarkan burung tersebut sebagai kebanggaan kota Liverpool.

Sejak itu burung tersebut telah sering dilukiskan dalam berbagai bentuk untuk melambangkan kota tersebut. Dua burung berada di puncak menara jam Royal Liver Building. Liverpool, menghadap Sungai Mersey. Bangunan yang menjadi kantor dari Royal Liver Assurance ini merupakan bangunan paling dikenal di kota Liverpool yang dibuka pada tahun 1911. Pada bagian atas masing-masing menara dihiasi pahatan logam dari liverbird yang digambarkan mirip burung pecuk. Patung tersebut didesain oleh Carl Bernard Bartels dan dibangun oleh perusahaan Bromsgrove Guild.
Relief liverbird pada Museum Liverpool
Ada dua struktur lagi yang kurang dikenal di kota tersebut. Yang pertama terletak di dekat kantor resmi Mersey Chambers, berdekatan dengan gereja Our Lady and St. Nicholas. Yang kedua, dipahat di atas batu, berada di puncak bangunan asli Pasar St. John sebelum pembongkarannya pada tahun 1964. Batu tersebut kini disimpan di Merseyside Maritime Museum.
Spesies sebenarnya dari burung tersebut telah lama menjadi subjek kontroversi dan penasaran.
Burung yang digambarkan pada cap abad pertengahan adalah burung secara umum, namun kata-kata yang tertera pada cap tersebut merujuk pada Raja John, yang sering menggunakan burung elang, merujuk pada St. John, yang menjadi nama baptisnya.
Pada abad ke-17, asal usul burung ini mulai dilupakan. Burung ini lalu diidentikkan dengan burung pecuk (cormorant) yang sering terlihat di daerah pesisir dekat Liverpool.
Dengan kata lain, burung ini pertama kali dimunculkan sebagai burung elang, namun kini secara resmi merujuk pada burung pecuk (cormorant). Penafsiran modern menunjukkan burung tersebut mirip dengan burung pecuk, meskipun beberapa lambang, misalnya Liverpool FC, menampilkan burung tersebut mempunyai kepala yang lebih pendek dan paruh yang berlekuk, mirip dengan burung pemangsa.
Klub sepakbola sekota Liverpool, Everton FC, menggunakan liverbirds sebagai simbol pada medali dan souvenir-nya hingga tahun 1938, sebelum diganti dengan Menara Prince Rupert, sebuah ikon lain dari kota Liverpool.
Pecuk (Phalacrocorax carbo)
Simbol tersebut mulai populer sejak tahun 1911, sehubungan dengan dibangunnya gedung Royal Liver Building. Tampilan dua burung yang mengemuka mengingatkan kembali gagasan bahwa liverbird pernah merupakan burus mitos yang menghantui pesisir. Menurut legenda, mereka adalah pasangan jantan dan betina. Sang betina menatap ke laut, mengamati nelayan supaya mereka dapat pulang dengan selamat, sedangkan sang jantan memandang ke arah kota. Versi lain menceritakan bahwa sang jantan sedang mengamati dan melindungi keluarga nelayan. Legenda setempat juga menekankan bahwa wajah mereka bertolak belakang satu sama lain karena apabila mereka kawin dan terbang pergi, kota tersebut akan lenyap. Namun kenyataanya, hal tersebut didesain untuk menatap ke laut (kemakmuran) dan ke arah kota (rakyat). Legenda lain mengatakan apabila seorang pria yang jujur dan seorang wanita perawan jatuh cinta di depan patung liverbird, pasangan burung yang mulanya dalam bentuk patung akan hidup, terbang, dan kota Liverpool akan lenyap.
Logo dari Earls of Liverpool sejak 1790
Cerita lain yang cukup populer mengatakan bahwa burung-burung tersebut dirantai, karena apabila tidak, mereka akan terbang di atas Sungai Mersey dan meledakkan daerah di sekelilingnya dan juga membanjiri kota Liverpool.
Burung Liverbird juga menjadi bagian dari logo University of Liverpool, Medical Students Society dari University of Liverpool, Liverpool John Moores University, dan Edge Hill University. Surat kabar Liverpool Echo juga mempunyai lambang liverbird yang sedikit berbeda dari yang tampak pada logo Liverpool FC pada halaman pertamanya, perbedaannya ada pada bentuknya yang sedikit bulat dan membawa gulungan surat kabar di mulutnya.
Sepasang Liverbird di atas Liver Building
Lambang dari Liverpool Football Club

Sumber:
"Liver bird" (http://en.wikipedia.org/wiki/Liver_bird, diakses pada 26 Januari 2013)
"Logo Liverpool FC (The Reds)" (http://kuwarasanku.blogspot.com/2011/05/logo-liverpool-fc-red.html, diakses pada 26 Januari 2013)

3 komentar:

  1. menarik bung., ditunggu lanjutannya
    salam dari fans The Kop :)

    BalasHapus
  2. arti daun pada paruh liverbird, apa ya?

    BalasHapus