Jumat, 03 Januari 2014

Sebuah Surat Cinta Tanpa Kata dari Gadis Suku Yukaghir

Pendahuluan dari Blogger:
Suku Yukaghir (bahasa Rusiaюкаги́ры; endonim: одул (odul), деткиль (detkil)) merupakan penduduk asli dari Timur Laut Siberia. Suku ini berjumlah kira-kira 1500 jiwa. Suku ini terbagi menjadi dua, yaitu Tundra Yukaghir dan Kolyma/Forest Yukaghir, masing-masing dengan bahasa dan budayanya sendiri-sendiri. Kini, sejumlah kecil suku Yukaghir tinggal di Distrik Nizhnekolymsk di Yakutia (Forest Yukaghir atau Odul) dan Distrik Srednekansk di daerah Magadan (Tundra Yukaghir atau Vadul). Mereka tergolong penduduk asli Siberia atau Paleosiberia. Berikut ini blogger akan membahas tentang sebuah surat cinta tanpa kata dari seorang gadis suku Yukaghir. Isi dari posting ini merupakan terjemahan dari blog An Amateur at Best. Selamat membaca.

* * *

Seorang gadis dari suku Yukaghir jatuh cinta pada laki-laki Yukaghir dan mengiriminya sebuah surat. Suku Yukaghir adalah suku dari Timur Laut Siberia yang hidup dari berburu dan mencari ikan. Suratnya ada di bawah ini. Gambar di bawah menunjukkan keseluruhan isi surat. Ada yang tahu apa maksud dari surat tersebut?

Cukup sulit dimengerti, bukan? Pertama kali saya mencoba menerjemahkannya, saya tidak mengerti apa pun, di mana saya hanya menganggapnya sebuah gambar biasa. Namun, gambar tersebut memang mengandung sebuah surat, dan penjelasannya ada di bawah ini. Saya telah menandainya dengan berbagai warna dan membaginya ke dalam sembilan bagian untuk menjelaskan alur berpikir yang digunakan. Surat yang asli hanya gambar yang tidak diberi warna seperti gambar di atas.
1. Penulis surat ini, seorang gadis Yukaghir, adalah bentuk pohon yang berwarna biru. Kita tahu dia perempuan karena dia mempunyai rambut yang dikepang.
2. Gadis tersebut sedang jatuh cinta pada laki-laki Yukaghir, dalam hal ini disimbolkan pohon yang berwarna hijau. Dia adalah laki-laki karena ia tidak memiliki rambut yang dikepang. Surat ini ditujukan kepadanya.

3. Gadis Yukaghir itu menuliskan bahwa ia dan laki-laki itu mencintai satu sama lain. Hal ini digambarkan dengan adanya pertautan antara pikiran mereka pada ujung kepala pohon.
4. Gadis itu kemudian menuliskan bahwa sekarang lelakinya meninggalkannya untuk bersama perempuan lain, di sini adalah perempuan Rusia dan mulai hidup dengan gadis Rusia tersebut. Gadis Rusia ditunjukkan di sebelah kiri laki-laki dalam warna merah dan mereka ditunjukkan hidup bersama di bawah satu atap (struktur bertingkat/tenda di atas kepala mereka). Orang Rusia secara budaya, etnis, dan sosial benar-benar berbeda dengan Yukaghir dan si penulis menunjukkannya dengan menggambarkan titik-titik pada pakaian gadis Rusia tersebut (yang tidak ada pada pakaian gadis Yukaghir). Gadis Rusia tersebut juga mempunyai rambut dikepang, yang menunjukkan dia adalah perempuan.
5. Gadis Yukaghir ingin mengatakan pada laki-laki itu bahwa gadis Rusia telah merusak hubungan antara lelaki Yukaghir dan gadis itu sebelumnya. Hal ini digambarkan dengan pikiran gadis Rusia yang keluar dari kepalanya dan memotong pikiran/cinta antara gadis dan lelaki Yukaghir yang ditunjukkan pada gambar no 3.
 6. Namun, si penulis tahu bahwa hubungan antara lelaki Yukaghir dan gadis Rusia tidak lancar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya garis warna merah yang bersilangan di atas kepala mereka.
7. Gadis itu juga menceritakan bahwa dia sekarang sendirian di rumahnya dan merasa sedih. Perasaan sedihnya digambarkan dengan garis-garis menyilang di belakang kepalanya. Namun, dia juga mengatakan bahwa ia masih sering memikirkannya dan berharap dapat bersamanya. Pikirannya ini (ditunjukkan keluar dari kepalanya, berwarna biru) digambarkan masih menuju lelakinya tersebut.
8. Tetapi, telah ada perkembangan. Dia mengatakan kepada lelakinya bahwa seorang laki-laki Yukaghir lain telah membuat pendekatan kepadanya. Hal ini digambarkan dengan pikirannya yang menuju gadis tersebut.
9. Si penulis akhirnya memberi tahu kepada lelakinya apabila ia ingin bersama si gadis Yukaghir, ia harus bergerak cepat, sebelum lelaki Yukaghir yang baru mendahuluinya, dan sebelum ia mempunyai anak dengan gadis Rusia. Dua anak ditunjukkan di pojok kiri sedang bergerak masuk ke rumah gadis Rusia dan laki-laki Yukaghir.
Demikianlah interpretasi dari sebuah surat cinta yang ditulis oleh seorang gadis Yukaghir yang sedih kepada lelakinya.

Sungguh menakjubkan, surat ini tampak begitu mudah dipahami setelah ditambah penjelasan. Surat ini merupakan contoh sistem penulisan semasiografik. Sistem semasiografik berarti menggunakan gambar untuk menyampaikan suatu gagasan di samping menggunakan kata-kata.

Sumber:
An Amateur At Best. 9 Oktober 2011. "A Yukaghir girl writes a love letter/ Semasiographic and Glottographic writing systems" (http://historyview.blogspot.com/2011_10_09_archive.html, diakses pada 2-3 Januari 2013)
The Red Book of the People of the Russian Empire. "The Yukaghirs" (http://www.eki.ee/books/redbook/yukaghirs.shtml, diakses pada 3 Januari 2013

0 komentar:

Posting Komentar